Breaking News

Senin, 21 Maret 2016

Buku Desa Aengdake Kec. Bluto Kab. Sumenep




BAB I
SEJARAH SINGKAT DESA
A.  Legenda Desa
Aengdake  adalah  nama salah satu desa yang berada sekitar ± 5 km ke arah barat Kantor Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Desa Aengdake  berbatasan dengan Desa Aengbaja Kenek Kecamatan Bluto disebelah timur, Desa Pakandangan Sangrah disebelah barat, Desa Aengbaja Raja disebelah utara, dan untuk sebelah selatan berbatasan dengan Selat Madura.  Desa ini mempunyai  4 (Empat) dusun yakni Dsn. Ponggul, Dsn. Tanapote, Dsn. Libiliyen, dan Dsn. Tambiyu.
Desa Aengdake  berpenduduk ± 3.215 jiwa, yang rata-rata mempunyai mata pencaharian utama dengan bercocok tanam, kacang ijo, yang lain Ada juga yang menjadi pegawai atau karyawan, baik sebagai pegawai negeri sipil maupun karyawan swasta atau pekerjaan lain. Seperti masyarakat Kecamatan Bluto lainnya, mereka juga menanam pohon Srikaya dan Jagung untuk Dijual.
Nama Desa Aengdake   tidak bisa dilepaskan dari Asal mula dari tempat yang menjadi ciri khas dari desa itu sendiri, yaitu dimulai dari keberadaan dua sumber mata air yang berdampingan, kedua buah sumber tersebut berada di utara rumah Kepala Desa yang jaraknya ± 500 m dan terletak di Dsn. Tambiyu. Nama AENGDAKE  berasal dari 3 kata, yaitu ”AENG” yang berarti Air, “DA” yang berarti Dada, dan “KE” yang berarti (maaf) alat kelamin wanita. Jadi asal muasal nama Desa Aengdake yaitu kedua buah sumber tersebut yang masing-masing ketinggian airnya berbeda, sumber pertama yang digunakan laki-laki ketinggiannya didada laki-laki dan sumber kedua yang digunakan perempuan ketinggiannya airnya (maaf) di alat kelamin perempuan.
Dari Tahun 2013 sampai sekarang Desa Aengdake  dipimpin oleh Kalebun MARJAM B. Selanjutnya nama-nama kalebun yang pernah memimpin Desa Aengdake  secara berurut ke belakang adalah sebagai berikut :
·      Marjam B                                             2013 - 2019
·      Jonaidi, SE                                           1999 - 2013
·      Moh. Ra’is                                            1963 - 1999
·      Sahrul                                                   1931 - 1963
·      Suro                                                      1918 - 1931
·      H. Tabrani                                            ....................
·      K. Siyami                                             ....................
Rangkaian  pitutur  mengenai kejadian Desa Aengdake  ini tidak akan terwujud tanpa bantuan para nara sumber yang dengan keikhlasan hati mau membagi waktu dan  tenaga untuk menyampaikan apa yang dipunyainya serta menemani kami untuk merangkainya.
B.  Sejarah Pemerintahan Desa
Desa Aengdake  merupakan desa yang mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Adapun silsilah atau urutan pemerintahan yang berlangsung selama ini adalah sebagai berikut :
TAHUN MENJABAT
NAMA PEJABAT
HASIL PEMBANGUNAN
-
Kades K. Siyami
-
-
Kades H. Tabrani
-
1918 - 1931
Kades Suro
-
1931 - 1963
Kades Sahrul
-     
1963 - 1999
Kades Moh. Ra’is
-     
1999 - 2013
Kades Jonaedi. SE
-    Perkerasan Jalan.
-    Pembangunan Jalan Paving.
-    Pengaspalan Jalan.
-    Dll.
2013 - 2019
Marjam. B
-    Pembangunan Rabat Beton
-    Pembangunan PAMSIMAS
-    Pengaspalan Jalan
C.  Sejarah Pembangunan Desa

Keadaan masyarakat dan infrastruktur di Desa Aengdake banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat, waktu pertama berdiri keadaan masyarakat maupun keadaan infrasrtuktur masih terbelakang. Tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat masih digaris normal, sedangkan keadaan infradtruktur masih sedikit tersentuh oleh pembangunan. Jalan-jalan desa belum teraspal dan sarana prasana desa belum ada.
Sekarang keadaan masyarakat desa Aengdake mengalami kemajuan, pendidikan dan keadaan ekonomi masyarakat serta pembangunan infrasrtuktur terus meningkat, jalan-jalan desa sudah beraspal dan jalan sudah mulai memakai rabat beton/paving serta pembangunan sarana dan prasaran pendidikan maupun kesehatan terus ditingkatkan.
Adapun kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan dari beberapa periode waktu di Desa Aengdake  diantaranya adalah :

No.
Tahun
Program
Jenis Kegiatan
Jumlah
1.
208
Sarana dan prasarana
Pembangunan gedung polindes
1 unit
2
2015
Fasilitas Penunjang
PAMSIMAS
1 unit
3
2015
Sarana dan Prasarana
Pembangunan Rabat Beton
1 unit

BAB II
DEMOGRAFI DESA
A.  Peta Desa Aengdake
B.  Kondisi Geografis Desa Aengdake
Desa Aengdake  berjarak kurang lebih 5 Km  dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Bluto, Desa kami merupakan daerah pedesaan yang cukup subur dengan mayoritas masyarakatnya sebagai petani.
1.    ORBITASI (Jarak dari pemerintahan desa)
Jarak ke Kecamatan
:
5
Km
Lama tempuh Kecamatan
:
10
Menit
Jarak ke Kabupaten
:
17
Km
Lama tempuh ke Kabupaten
:
26
Menit
                                                        Tabel 2.1 Orbitrasi
2.    Batas Desa
Sebelah Utara
: Desa Aengbaja raja Kec. Bluto
Sebelah Selatan
: Laut Selat Madura
Sebelah Timur
: Desa Aengbaja Kenek
Sebelah Barat
: Desa Pakandangan Sangrah
LUAS DESA
: 337.245 Ha



                                                     Tabel 2.2 Batas Desa
3.    Tipologi
Di Desa Aengdake  ini terdapat beberapa tipelogi yang mana tipelogi-tipelogi dapat di di rinci sebagai berikut :
No.
Uraian
Ya / Tidak
1.
Desa sekitar hutan
Tidak
2.
Desa terisolasi
Tidak
3.
Desa perbatasan Kabupaten lain
Tidak
4.
Desa perbatasan Kecamatan lain
Tidak
                                                      Tabel 2.3 Tipologi
4.    Iklim
Di Desa Aengdake  terdapat iklim tropis dan mempunyai ketinggian lereng kurang lebih 25 MDPL ,disini curah hujannya tinggi,kemudian  mempunyai suhu rata-rata antara
No.
Uraian
Keterangan
1.
Tinggi kelerengan / Tempat
15 m
2.
Curah hujan
Sedang
3.
Suhu rata-rata harian
_
4.
Jumlah bulan hujan
6
5.
Bentang wilayah
Dataran Perbukitan
         Tabel 2.4  Keadaan Iklim Desa
5.    Kondisi Kesuburan Tanah


No.
Uraian
Luas (Ha)
Keterangan

1.
Sangat Subur
-


2.
Subur
53,09
Tadah Hujan

3.
Sedang
158,11
Tadah Hujan

4.
Lahan Kritis
-







Tabel 2.5 Kondisi Kesuburan Tanah
6.    Penggunaan Tanah


No.
Uraian
Keterangan

1.
TANAH SAWAH
1.                 Sawah Irigasi Teknis
2.                 Sawah Irigasi Semi Teknis
3.                 Sawah Tadah Hujan

4,170       Ha
……        Ha
3,97       Ha

2.
TANAH KERING
1.                 Tegal / Ladang
2.                 Pemukiman
3.                 Hutan

239,935       Ha
30,66       Ha
1.41       Ha

3.
TANAH PERKEBUNAN
1.                 Tanah Perkebunan Rakyat
2.                 Tanah Perkebunan Swasta

23.50 Ha
……..…. Ha

4.
TANAH FASILITAS UMUM
1.                 Tanah Kas Desa
2.                 Lapangan
3.                 Perkantoran Pemerintah
4.                 Lain-lain

7,657     Ha
……..… Ha
0,3         Ha
……..… Ha





Tabel 2,6 Penggunaan Tanah
7.    Infrastruktur Yang Melintasi Desa
No.
Uraian
Panjang
Lebar
Keterangan
1.
2.
3.
Sungai
Jalan Kecamatan
Jalan Kabupaten
-
3000  m
15000  m                
-
 4  m
4  m
…………….
…………….
…………….
Tabel 2,7 Infrastruktur Yang Melintasi Desa
8.    Luas Tanaman Komoditas Tahun Ini
No.
Uraian
Luas
Produksi / Ha
Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
Padi
Jagung
Kacang Hijau
Kacang Tanah
Lain-lain
70  Ha
23,70  Ha
50  Ha
5  Ha
-  Ha
4,8  ton
51,6  ton
1,5 ton
4  ton
0 ton
-
-
-
-
        -
Tabel 2,8 Luas Tanaman Komoditas Tahun Ini
9.    Fasilitas Penunjang Pertanian
Di Desa Aengdake  ini terdapat fasilitas penunjang pertanian yang mana fasilitas tersebut merupakan suatu kebutuhan yang sangat di butuhkan oleh masyarakat atau pun warga ,yang mana fasilitas tersebut diantaranya yaitu:
1.Saluran Primer
2.Saluran Skunder
3.Saluran Tersier
4.PAMSIMAS
10.     Fasilitas Penunjang Pemukiman
    Dari data yang  diperoleh dari hasil wawancara  ke warga fasilitas-fasilitas penunjang permukiman warga yang ada di Desa Aengdake  dapat di rinci sebagai berikut:
No.
Uraian
Jumlah
Pengguna
1.
2.
3.
4.
Sumur gali
Perpipaan air Sumber
Air Sungai
PAMSIMAS
12 buah
           20  buah
            -
            2  buah  
118
1000
-
1000
Tabel 2,9 Fasilitas Penunjang Pemukiman
C.  Kependudukan
Di Desa Aengdake  kependudukann dibagi menurut jenis-jenisnya yang dirinci sebagai berikut:
1.    Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
No.
Jenis Kelamin
Jumlah
1.
Laki-Laki
1577  Orang
2.
Perempuan
1638  Orang
3.
Kepala Keluarga
994   KK
Tabel 2.10  Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
2.    Jumlah Penduduk Menurut Golongan Usia
No.
Golongan Umur
Jumlah ( Orang )
1.
  0 bulan - 12 bulan
27  Orang
2.
  1 tahun - 4 tahun
107  Orang
3.
  5 tahun -   6 tahun
126  Orang
4.
  7 tahun - 12 tahun
233 Orang
5.
13 tahun - 15 tahun
163  Orang
6.
16 tahun - 18 tahun
268  Orang
7.
19 tahun - 25 tahun
541  Orang
8.
26 tahun - 35 tahun
751  Orang
9.
36 tahun - 45 tahun
584  Orang
10.
46 tahun - 50 tahun
319  Orang
11.
Diatas 50 tahun
97  Orang
JUMLAH
3215 Orang
                                  Tabel 2.11  Jumlah Penduduk Menurut Usia
3.    Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
     Desa Aengdake  mempunyai tingkat pendidikan yang berbeda-beda menurut jumlah penduduk dalam rincian sebagai berikut:
No.
Tingkat Pendidikan
Jumlah ( orang )
1.
Belum sekolah
30  Orang
2.
Usia 7 tahun – 45 tahun tidak pernah sekolah
230  Orang
3.
Sekolah SD tapi tidak lulus
102  Orang
4.
Tamat SD / sederajat
182  Orang
5.
Tamat SLTP / sederajat
32  Orang
6.
Tamat SLTA / sederajat
108  Orang
7.
Tamat D1, D2, D3
25  Orang
8.
Sarjana / S-1
41  Orang
9.
Sarjana / S-2
2  Orang
                      Tabel 2.12  Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
4.    Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian

No.
Mata Pencaharian
Jumlah ( orang )
1.
Petani
628 Orang
2.
Buruh Tani
98 Orang
3.
Buruh Swasta
64 Orang
4.
Pegawai Negeri Sipil
20 Orang
5.
Guru Negeri
            10 Orang
6.
Guru Swasta
9  Orang
7.
ABRI
7  Orang
8.
Pedagang
279  Orang
9.
Tukang Kayu / Batu
-  Orang
10.
Peternak
20  Orang
11.
Karyawan Swasta
3  Orang
12.
Montir
2  Orang
13.
Perawat / Bidan
3  Orang
14.
Dokter
-  Orang
15.
Sopir
11  Orang
16.
Pengrajin
2  Orang
17.
Pensiunan
8  Orang
18.
Pengangguran
          156 Orang
19.
Lain-Lain
   57 Orang
                      Tabel 2.13  Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
5.    Jumlah penduduk Berdasarkan Agama
No.
Agama
Jumlah (Orang)
1
Islam
3215 Orang
2
Kristen
-
3
Katolik
-
4
Hindu
-
5
Budha
-
                     Tabel 2.14  Jumlah Penduduk berdasarkan Agama
D.  Kondisi Sosial dan Ekonomi
Desa Aengdake  mempunyai kondisi sosial dan ekonomi untuk mendukung fasilitas-fasilitas yang ada di pemukiman warga berikut ini pembagiannya:
1.    Fasilitas Sosial dan Ekonomi
No.
Jenis Fasilitas Pemerintahan
Jumlah
1.
Kantor Desa
-
2.
Kantor BPD
-
3.
Karang Taruna
-
4.
PKK
-
5.
Lainnya
-
Tabel 2.14  Fasilitas Pemerintahan

No.
Jenis Fasilitas Peribadatan
Jumlah
1.
Mesjid
6
2
Musholla
10
3.
Pura
-
4.
Gereja
-
Tabel 2.15  Fasilitas Peribadatan

No.
Jenis Fasilitas Pendidikan
Jumlah
1.
Perpus Desa
-
2.
Gedung TK
4
3.
Gedung SD/Sederajat
4
4.
Gedung SMP/Sederajat
2
5.
Gedung SMA/Sederajat
2
6.
Gedung Perguruan Tinggi
1
Tabel 2.16  Fasilitas Pendidikan

No.
Jenis Fasilitas Kesehatan
Jumlah
1.
Puskesmas
-
2.
Puskesmas Pembantu
-
3.
Poskesdes
1
4.
Posyandu/Polindes
1
Tabel 2.17  Fasilitas Kesehatan

No.
Jenis Prasarana Umum
Jumlah
1.
Olah Raga
2
2.
Kesenian (Budaya)
-
3.
Balai Pertemuan
-
4.
Sumur Desa
12
5.
Pasar Desa
-
6.
Lain-Lain
-
Tabel 2.18  Fasilitas Umum
E.  VISI DAN MISI DESA AENGKE - JAWA TIMUR
Visi dan Misi
Visi adalah gambaran tentang kondisi ideal yang diinginkan pelaku pembangunan desa pada masa yang akan datang. Visi juga menunjukkan bagaimana para pelaku pembangunan desa melihat, menilai atau memberi predikat terhadap desanya pada masa akan datang.
Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan desa dan sasaran yang ingin dicapai. Pernyataan misi membawa desa kepada suatu fokus. Misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan desa.
Ø Visi
Visi Desa Aengdake  Terwujudnya Masyarakat  Desa Aengdake  yang Religius, Aman, Maju dan Sejahtera.
Ø Misi
Untuk merealisasikan Visi Desa Aengdake  menjadi kegiatan nyata yang secara langsung dapat dirasakan manfaatnya, diperlukan sebuah wahana yang dapat menjembatani. Wahana tersebut dalam bentuk rumusan misi sebagai berikut :
1.    Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam mewujudkan masyarakat beriman dan bertaqwa.
2.    Meningkatkan stabilitas keamanan dalam kehidupan masyarakat.
3.    Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
4.    Mengembangkan ekonomi untuk kesejahtreaan masyarakat.
5.    Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan
6.    Meningkatkan pemberdayaan masyarakat.


BAB III
POTENSI DESA
A.  Potensi Sumber Daya Alam
Faktor-faktor fisik yang diperlukan dalam perencanaan suatu kawasan adalah topografi, geologi, hidrologi dan kendala-kendala fisik. Topografi merupakan faktor penting dalam penentuan desain tata ruang lahan desa karena dapat digunakan untuk menentukan arah  saluran buangan air (drainase), dapat digunakan untuk memperkirakan kestabilan lereng dan dapat dijadikan dasar penentuan lahan yang layak untuk dikembangkan sebagai area pemukiman atau area pertanian, dll.
1.    Sarana dan Prasarana
Fasilitas transportasi di desa Aengdake  cukup lengkap, namun dalam penyebarannya belum merata sehingga belum dapat mendukung sistem transportasi diantara semua dusun.
Konstruksi jalan yang ada saat ini terdiri dari jalan aspal, jalan, makadam dan jalan tanah, dengan kondisi yang cukup hingga baik.  Hal tersebut karena sebagian besar jalan yang ada di desa Aengdake  adalah jalan yang baru diperbaiki, jalan kabupaten dan jalan propinsi.
Demikian juga sarana transprortasi cukup lengkap karena desa  melewati jalan propinsi sehingga kendaraan besar seperti bus, truk, fuso, dll dapat melewati desa Aengdake. Berikut telah kami sajikan Keterangan secara terinci tertera pada tabel dibawah ini :
No.
Uraian
Panjang
1.
Jalan Aspal
5200 m
2.
Jalan Paving
850 m
3.
Jalan Rabat Beton
500 m
4.
Sungai
-
Tabel 2.19 Kontruksi Jalan
2.    Potensi Perekonomia
Kegiatan perekonomian suatu desa pada dasarnya tergantung dari aktivitas penduduk yang berkaitan dengan mata pencahariannya di wilayah tersebut. Kegiatan penduduk Desa Aengdake  umumnya adalah kegiatan  pertanian, nelayan perdagangan dan jasa, serta kegiatan industri kecil, yang terdiri dari berapa sektor, antara lain :
a.    Kegiatan pertanian tanaman pangan (srikaya, jagung, dll.)

Jagung menjadi tanaman mayoritas petani
Srikaya juga menjadi tanaman mayoritas masyarakat Aengdake pada musim tanam yang lain

b.    Kegiatan nelayan (Ikan, Rumput laut, dll)

Rumput laut produk unggulan masyarakat Aengdake
c.    Kegiatan peternakan (Sapi, Kambing, Ayam, dll)
d.   Kegiatan perdagangan dan jasa
e.    Kegiatan Insdustri rumah tangga
3.    Potensi Geografis
Desa Aengdeke secara struktural merupakan bagian integral dari sistem perwilayahan Kecamatan Bluto.  Posisi Desa Aengdake secara makro berada pada jalur jalan kolektor primer, yaitu jaringan jalan yang menghubungkan antara kota Sumenep  dengan provinsi. Kondisi ini memberikan  indikasi bahwa dalam konstalasi regional (kecamatan) desa Aengdake  mempunyai fungsi dan peranan yang strategis. Sehingga ini akan memberikan akses yang mudah dalam hal pengembangan desa yang lebih baik ke depannya.
B.  Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Jumlah penduduk Desa Aengdake  pada tahun 2015 sebesar 3.215 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1577 jiwa dan perempuan 1638 jiwa. Dengan mengetahui komposisi penduduk Desa Aengdake  yang termasuk dalam angkatan penduduk muda dengan mayoritas terdidik, potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan tenaga kerja terampil di sektor pertanian, perikanan laut dan tenaga pendidik atau cukup potensial apabila kapasitas mereka ditingkatkan dan dibina untuk menjadi wirausaha di desanya.
No
Uraian
Jumlah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Jumlah Kepala Keluarga
Keluarga Pra Sejahtera
Keluarga Sejahtera I
Keluarga Sejahtera II
Keluarga Sejahtera III
Keluarga Sejahtera Plus III
994
586
255
74
56
           23

  
KK
KK
KK
KK
     KK
     KK
Tabel 3.0 Kesejahteraan Warga


BAB IV
PENGEMBANGAN POTENSI DESA MELALUI KKN POSDAYA STKIP PGRI SUMENEP
Mahasiswa KKN Posdaya 08 STKIP PGRI Sumenep tiba di desa Aengdake pada hari Senin, 22 Februari 2016. Setelah acara pembukaan KKN di kecamatan Bluto, pada pukul 11.00 WIB kami tiba didesa Aengdake dan langsung menuju ke balai desa untuk menemui kepala desa dan perangkat-perangkatnya untuk serah terimah anggota KKN serta untuk mendiskusikan program kerja kami. Secara lebih detail dibawah akan lebih rinci mengenai hal-hal untuk memberdayakan desa Aengdake, yakni sebagai berikut:
A.  Observasi
Kelompok KKN Posdaya 08 melakukan observasi pada tanggal 16 - 20 Januari 2016 untuk mengetahui kondisi umum desa Aengdake dan juga potensi-potensi yang terdapat di desa Aengdake. Hasil dari observasi tersebut akan kami buat dalam melaksanakan program-program yang akan kami berikan kepada desa Aengdake.
B.  Melaksanakan Program-Program
Supaya lebih mempermudah program yang direncanakan oleh KKN Posdaya 08, dibagi 5 ranah yakni pendidikan, kebudayaan dan agama, kesehatan, lingkungan dan kewirausahaan. Dari kelima ranah tersebut, akan dijelaskan sebagai berikut:
1.    Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu yang wajib pada seluruh kalangan masyarakat. Berdasarkan observasi kami bahwasanya masyarakat desa Aengdake masih kurang memperhatikan pendidikan. Padahal melihat dari kondisi sekarang di kota-kota lain mereka banyak yang mengadakan tempat bimbingan belajar untuk anak-anak sekolah. Oleh karena itu, kami KKN Posdaya 08 berinisiatif untuk mengadakan beberapa program, diantaranya:
1)   Mengadakan Bimbingan Belajar (BIMBEL) Setiap hari Senin dan Rabu sore (Pkl 15.00 WIB - Pkl 17.00 WIB) untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, Matematika, dan PKn.
2)   Mengadakan kegiatan Pelatihan Pramuka setiap hari Minggu (Pkl 16.00 – 17.00) di SMP Nasyrul Ulum
2.    Kebudayaan dan agama
Pada bagian kebudayaan dan agama, kami mempunyai program sebagai berikut:
1)   Arisan Rukun Kematian (RK) setiap malam Juma’at secara bergiliran di rumah warga desa Aengdake.
2)   Mengadakan mengajar ngaji di mushalla setiap hari sehabis shalat magrib
3.    Kesehatan
Pada bagian program kesehatan ini, anggota KKN Posdaya 08 mengadakan program sebagai Berikut:
1)   Posyandu Balita dan PIN Polio
2)   Pekan bulan kesehatan Posyandu bagi Lansia yang dilaksanakan setiap bulan
4.    Lingkungan
Pada program ini juga telah kami laksanakan yang terlaksana di desa Gapura Barat yaitu kerja bakti bersama warga. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Juma’at pagi.
5.    Kewirausahaan
Salah satu tugas dari KKN Posdaya adalah anggota KKN diwajibkan untuk menghasilkan produk ataupun potensi yang terdapat di desa Aengdake. Oleh karena itu, dalam bidang kewirausahaan ini, kami mencoba untuk mengembangkan produk unggulan kami. Dalam tahap memperlancar kewirausahaan ini yakni melakukan eksperimen, sosialisasi produk, dan melakukan pelatihan produk.
1)   Eksperimen
Dalam tahap eksperimen tersebut, ada 7 produk, yakni: bunga dari daun jagung, bambu dijadikan miniatur, lampu lampion dari benang nilon dan stik eskrim bekas, kerupuk srikaya , krupuk dari rumput laut dan sirup rumput laut. Hasil dari eksperimen tersebut membutuhkan waktu selama 2 minggu.
2)   Sosialisasi produk
Sosialisasi pertama tentang pemanfaatan sampah kulit jagung menjadi kerajinan bunga dan pemanfaatan bambu menjadi miniatur. Sosialisasi ini dilaksanakan di rumah kepala desa yang dihadiri anggota ibu-ibu PKK. Sosialisasi selanjutnya  diadakan di musholla dusun Tambiyu yang dihadiri oleh ibu-ibu dan siswa.
3)   Pelatihan produk
Sebagai tindak lanjut dari hasil sosialisasi diatas, kelompok KKN Posdaya 08 mengadakan pelatihan pembuatan produk. Hanya 3 produk yang kami latih, yakni: pembuatan bunga dari kulit jagung, lampu lampion, dan sirup rumput laut.
C.  Dokumentasi Program Kegiatan
1.    Pada hari senin tanggal 22 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan          : kumpulan kuliah magrib
Waktu             : 18.00 WIB - selesai  
Lokasi             : Dirumah warga
2.    Pada hari kamis tanggal 25 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kumpulan arisan Rukun Kematian (RK)
Waktu            : 18.00 WIB - selesai
Lokasi             : Rumah warga
3.    Pada hari jum’at tanggal 26 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan     : Kegiatan gotong royong pembersihan sumber air
Waktu        : 06.00 – Selesai  
Lokasi        : Sumber air di dusun Tambiyu

4.    Pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan     : Kegiatan bersih-bersih Mesjid
Waktu        : 07.00 – Selesai  
Lokasi        : Mesjid Nurul Jannnah dusun Tambiyu

5.    Pada hari minggu tanggal 28 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan    : Kegiatan pelatihan Pramuka
Waktu        : 16.00 – 17.00 WIB  
Lokasi        : SMP Nasyrul Ulum
6.    Pada hari Senin tanggal 29 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan    : Kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) Bhs Indonesia, Matematika dan PKn tingkat SD dan SMP
Waktu             : 15.00 – 16.30
Lokasi             : Masjid Nurul Jannah
7.    Pada hari Senin tanggal 29 Februari 2015 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan belajar ngaji
Waktu            : Ba’da magrib - selesai  
Lokasi            : Musholla dusun Tambiyu
8.    Pada hari Rabu tanggal 2 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan        : Pelatihan pembuatan kerupuk rumput laut
Waktu           : 09.00 – 12.00  
Lokasi           : Dirumah warga dusun Tana Pote
9.    Pada hari kamis tanggal 3 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         :  Pembuatan bunga dari kulit jagung
Waktu             : 15.25 - Selesai  
Lokasi             : Base camp
10.    Pada hari jum’at tanggal 4 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Pembuatan miniatur rumah dari stik 
Waktu            : 15:30 - selesai  
Lokasi            : Base Camp
11.    Pada hari sabtu tanggal 5 maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08  KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Pembuatan Miniatur Perahu dari bambu
Waktu             : 15:00 - selesai  
Lokasi             : Base Camp
112.  Pada hari senin tanggal 7 maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08  KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan      : Bimbingan Konseling individu kepada beberapa siswa
Waktu          : 07:00 - selesai  
Lokasi          : SMP Nasyrul Ulum

 
113.  Pada hari Selasa tanggal 8 maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Ikut serta dalam program kegiatan PIN Polio
Waktu            : 08.00 - selesai  
Lokasi            : Rumah Kepala Desa
114.  Pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Program Posyandu balita
Waktu            : 09.00 - selesai
Lokasi            : Rumah Kepala Desa
115.  Pada hari rabu tanggal 9 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan pembuatan krupuk Srikaya
Waktu            : 13:00 - selesai  
Lokasi            : Rumah Kepala Desa
116.  Pada hari kamis tanggal 10 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Ngajar olahraga
Waktu            : 06.00 – 07.30  
Lokasi            :  SMP Nasyrul Ulum
117.  Pada hari Kamis tanggal 10 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Pelatihan pembuatan prodak sirup rumput laut  
Waktu            : 08:30 - selesai  
Lokasi            : Dirumah warga dusun Libiliyen
118.  Pada hari Jum’at tanggal 11 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan kerja bakti penutupan pipa saluran PAMSIMAS
Waktu            : 06:30 - selesai (tiap hari jum’at pagi)
Lokasi             : Pinggir jalan rumah warga
119.  Pada hari Senin tanggal 7 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan membantu dan melayat kerumah warga
Waktu            : 12:30 - selesai
Lokasi             : Rumah warga
220.  Pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan Tahlilan
Waktu            : Ba’da Magrib - selesai
Lokasi             : Rumah warga
221.  Pada hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan Posyandu lansia
Waktu            : 08.00 - Selesai
Lokasi             : Rumah Kepala desa
222.  Pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan Sosialisasi pembuatan Lampion dari Benang
Waktu            : 15.00 – 17.000
Lokasi             : Rumah Kepala desa
223.  Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan Program Penanaman bibit
Waktu            : 07.00 - Selesai
Lokasi             : SMP Nasyrul Ulum
24.  Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Peresmian Posdaya Desa Aengdake
Waktu            : 09.00 - Selesai
Lokasi             : Rumah Kepala Desa
25.  Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Kegiatan Program pembagian bibit
Waktu            : 15.00 - Selesai
Lokasi             : Ke rumah warga di empat dusun
26.  Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan         : Acara perpisahan KKN STKIP PGRI Sumenep 2016
Waktu            : 19.00 - Selesai
Lokasi             :Ke rumah warga di empat dusun
D. Struktur KKN Posdaya Desa Aengdake

 
BAB V
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa desa Aengdake adalah sebuah desa yang berkembang, desa Aengdake memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang sangat baik untuk dikembangkan, namun dari potensi yang di miliki masih belum dikelola secara  maksimal, sehingga perlu adanya pemikiran bersama dan tangan tanga terampil untuk mengembangkan hal itu, agar dapat membantu taraf hidup masyarakat Aengdake.
B.  Saran
Demikian hanya sepintas profil desa Aengdake, tentunya masih banyak kekurangan dalam penyusunan profil desa Aengdake ini, maka masih perlu ada banyak perbaikan di dalamnya, maka dari itu, kami sebagai penyusun profil desa ini mohon saran dan kritikan yang membangun sehingga penyusunan profil desa Aengdake ini bisa lebih sempurna lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates