.
Breaking News
Selasa, 12 April 2016
Rabu, 23 Maret 2016
Senin, 21 Maret 2016
VISI DAN MISI DESA AENGDAKE KEC. BLUTO KAB. SUMENEP
Visi dan
Misi
Visi adalah gambaran
tentang kondisi ideal yang diinginkan pelaku pembangunan desa pada masa yang
akan datang. Visi juga menunjukkan bagaimana para pelaku pembangunan desa
melihat, menilai atau memberi predikat terhadap desanya pada masa akan datang.
Misi merupakan
pernyataan yang menetapkan tujuan desa dan sasaran yang ingin dicapai.
Pernyataan misi membawa desa kepada suatu fokus. Misi adalah sesuatu yang harus
dilaksanakan desa.
Ø Visi
Visi Desa Aengdake Terwujudnya Masyarakat Desa Aengdake yang Religius, Aman, Maju dan Sejahtera.
Ø Misi
Untuk
merealisasikan Visi Desa Aengdake menjadi kegiatan nyata yang secara langsung
dapat dirasakan manfaatnya, diperlukan sebuah wahana yang dapat menjembatani.
Wahana tersebut dalam bentuk rumusan misi sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam
mewujudkan masyarakat beriman dan bertaqwa.
2. Meningkatkan stabilitas keamanan dalam kehidupan
masyarakat.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan
masyarakat.
4. Mengembangkan ekonomi untuk kesejahtreaan
masyarakat.
5. Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan
berkelanjutan
6. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat
Buku Desa Aengdake Kec. Bluto Kab. Sumenep
BAB I
SEJARAH
SINGKAT DESA
A. Legenda
Desa
Aengdake adalah nama salah satu desa yang berada sekitar ± 5
km ke arah barat Kantor Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Desa Aengdake berbatasan dengan Desa Aengbaja Kenek
Kecamatan Bluto disebelah timur, Desa Pakandangan Sangrah disebelah barat, Desa
Aengbaja Raja disebelah utara, dan untuk sebelah selatan berbatasan dengan
Selat Madura. Desa ini mempunyai 4 (Empat) dusun yakni Dsn. Ponggul, Dsn. Tanapote,
Dsn. Libiliyen, dan Dsn. Tambiyu.
Desa Aengdake berpenduduk ± 3.215 jiwa, yang rata-rata
mempunyai mata pencaharian utama dengan bercocok tanam, kacang ijo, yang lain
Ada juga yang menjadi pegawai atau karyawan, baik sebagai pegawai negeri sipil
maupun karyawan swasta atau pekerjaan lain. Seperti masyarakat Kecamatan Bluto
lainnya, mereka juga menanam pohon Srikaya dan Jagung untuk Dijual.
Nama Desa Aengdake tidak
bisa dilepaskan dari Asal mula dari tempat yang menjadi ciri khas dari desa itu
sendiri, yaitu dimulai dari keberadaan dua sumber mata air yang berdampingan,
kedua buah sumber tersebut berada di utara rumah Kepala Desa yang jaraknya ±
500 m dan terletak di Dsn. Tambiyu. Nama AENGDAKE berasal dari 3 kata, yaitu ”AENG” yang berarti
Air, “DA” yang berarti Dada, dan “KE” yang berarti (maaf) alat kelamin wanita.
Jadi asal muasal nama Desa Aengdake yaitu kedua buah sumber tersebut yang
masing-masing ketinggian airnya berbeda, sumber pertama yang digunakan
laki-laki ketinggiannya didada laki-laki dan sumber kedua yang digunakan
perempuan ketinggiannya airnya (maaf) di alat kelamin perempuan.
Dari Tahun 2013 sampai sekarang Desa Aengdake dipimpin oleh Kalebun MARJAM B. Selanjutnya
nama-nama kalebun yang pernah memimpin Desa Aengdake secara berurut ke belakang adalah sebagai
berikut :
· Marjam B 2013
- 2019
· Jonaidi, SE 1999
- 2013
· Moh. Ra’is 1963
- 1999
· Sahrul 1931
- 1963
· Suro 1918
- 1931
· H. Tabrani ....................
· K. Siyami ....................
Rangkaian pitutur mengenai kejadian Desa Aengdake ini tidak akan terwujud tanpa bantuan para
nara sumber yang dengan keikhlasan hati mau membagi waktu dan tenaga untuk menyampaikan apa yang dipunyainya
serta menemani kami untuk merangkainya.
B. Sejarah
Pemerintahan Desa
Desa Aengdake merupakan desa yang mayoritas penduduk bermata
pencaharian sebagai petani. Adapun silsilah atau urutan pemerintahan yang
berlangsung selama ini adalah sebagai berikut :
TAHUN MENJABAT
|
NAMA PEJABAT
|
HASIL PEMBANGUNAN
|
-
|
Kades K. Siyami
|
-
|
-
|
Kades H. Tabrani
|
-
|
1918 - 1931
|
Kades Suro
|
-
|
1931 - 1963
|
Kades Sahrul
|
-
|
1963 - 1999
|
Kades Moh. Ra’is
|
-
|
1999 - 2013
|
Kades Jonaedi. SE
|
- Perkerasan Jalan.
- Pembangunan Jalan Paving.
- Pengaspalan Jalan.
- Dll.
|
2013 - 2019
|
Marjam. B
|
- Pembangunan Rabat Beton
- Pembangunan PAMSIMAS
- Pengaspalan Jalan
|
C. Sejarah
Pembangunan Desa
Keadaan masyarakat dan infrastruktur
di Desa Aengdake banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat, waktu pertama
berdiri keadaan masyarakat maupun keadaan infrasrtuktur masih terbelakang.
Tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat masih digaris normal, sedangkan
keadaan infradtruktur masih sedikit tersentuh oleh pembangunan. Jalan-jalan
desa belum teraspal dan sarana prasana desa belum ada.
Sekarang keadaan masyarakat desa Aengdake
mengalami kemajuan, pendidikan dan keadaan ekonomi masyarakat serta pembangunan
infrasrtuktur terus meningkat, jalan-jalan desa sudah beraspal dan jalan sudah
mulai memakai rabat beton/paving serta pembangunan sarana dan prasaran
pendidikan maupun kesehatan terus ditingkatkan.
Adapun kegiatan pembangunan yang telah
dilaksanakan dari beberapa periode waktu di Desa Aengdake diantaranya adalah :
No.
|
Tahun
|
Program
|
Jenis
Kegiatan
|
Jumlah
|
1.
|
208
|
Sarana dan prasarana
|
Pembangunan gedung polindes
|
1 unit
|
2
|
2015
|
Fasilitas Penunjang
|
PAMSIMAS
|
1 unit
|
3
|
2015
|
Sarana dan Prasarana
|
Pembangunan Rabat Beton
|
1 unit
|
BAB II
DEMOGRAFI
DESA
B. Kondisi
Geografis Desa Aengdake
Desa Aengdake berjarak kurang lebih 5 Km dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Bluto, Desa
kami merupakan daerah pedesaan yang cukup subur dengan mayoritas masyarakatnya
sebagai petani.
1.
ORBITASI (Jarak dari pemerintahan desa)
Jarak ke Kecamatan
|
:
|
5
|
Km
|
Lama tempuh Kecamatan
|
:
|
10
|
Menit
|
Jarak ke Kabupaten
|
:
|
17
|
Km
|
Lama tempuh ke Kabupaten
|
:
|
26
|
Menit
|
Tabel 2.1
Orbitrasi
2.
Batas Desa
Sebelah Utara
|
: Desa Aengbaja raja Kec. Bluto
|
|
Sebelah Selatan
|
: Laut Selat Madura
|
|
Sebelah Timur
|
: Desa Aengbaja Kenek
|
|
Sebelah Barat
|
: Desa Pakandangan Sangrah
|
|
LUAS
DESA
|
: 337.245 Ha
|
|
Tabel 2.2
Batas Desa
3.
Tipologi
Di Desa Aengdake
ini terdapat beberapa tipelogi yang mana
tipelogi-tipelogi dapat di di rinci sebagai berikut :
No.
|
Uraian
|
Ya /
Tidak
|
1.
|
Desa sekitar hutan
|
Tidak
|
2.
|
Desa terisolasi
|
Tidak
|
3.
|
Desa perbatasan Kabupaten lain
|
Tidak
|
4.
|
Desa perbatasan Kecamatan lain
|
Tidak
|
Tabel 2.3
Tipologi
4.
Iklim
Di Desa Aengdake
terdapat iklim tropis dan mempunyai
ketinggian lereng kurang lebih 25 MDPL ,disini curah hujannya
tinggi,kemudian mempunyai suhu rata-rata
antara
No.
|
Uraian
|
Keterangan
|
1.
|
Tinggi kelerengan / Tempat
|
15 m
|
2.
|
Curah hujan
|
Sedang
|
3.
|
Suhu rata-rata harian
|
_
|
4.
|
Jumlah bulan hujan
|
6
|
5.
|
Bentang wilayah
|
Dataran Perbukitan
|
Tabel 2.4 Keadaan Iklim Desa
5.
Kondisi Kesuburan Tanah
|
|||||
No.
|
Uraian
|
Luas (Ha)
|
Keterangan
|
||
1.
|
Sangat Subur
|
-
|
|||
2.
|
Subur
|
53,09
|
Tadah Hujan
|
||
3.
|
Sedang
|
158,11
|
Tadah Hujan
|
||
4.
|
Lahan Kritis
|
-
|
|||
Tabel 2.5 Kondisi Kesuburan Tanah
6.
Penggunaan Tanah
|
||||
No.
|
Uraian
|
Keterangan
|
||
1.
|
TANAH
SAWAH
1.
Sawah
Irigasi Teknis
2.
Sawah
Irigasi Semi Teknis
3.
Sawah Tadah
Hujan
|
4,170 Ha
…… Ha
3,97 Ha
|
||
2.
|
TANAH
KERING
1.
Tegal /
Ladang
2.
Pemukiman
3.
Hutan
|
239,935 Ha
30,66 Ha
1.41 Ha
|
||
3.
|
TANAH
PERKEBUNAN
1.
Tanah
Perkebunan Rakyat
2.
Tanah
Perkebunan Swasta
|
23.50
Ha
……..….
Ha
|
||
4.
|
TANAH
FASILITAS UMUM
1.
Tanah Kas
Desa
2.
Lapangan
3.
Perkantoran
Pemerintah
4.
Lain-lain
|
7,657 Ha
……..…
Ha
0,3 Ha
……..…
Ha
|
||
Tabel 2,6
Penggunaan Tanah
7.
Infrastruktur Yang Melintasi Desa
No.
|
Uraian
|
Panjang
|
Lebar
|
Keterangan
|
1.
2.
3.
|
Sungai
Jalan Kecamatan
Jalan Kabupaten
|
-
3000 m
15000
m
|
-
4 m
4 m
|
…………….
…………….
…………….
|
Tabel 2,7
Infrastruktur Yang Melintasi Desa
8.
Luas Tanaman Komoditas Tahun Ini
No.
|
Uraian
|
Luas
|
Produksi
/ Ha
|
Keterangan
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Padi
Jagung
Kacang Hijau
Kacang Tanah
Lain-lain
|
70 Ha
23,70 Ha
50 Ha
5 Ha
- Ha
|
4,8 ton
51,6 ton
1,5 ton
4 ton
0 ton
|
-
-
-
-
-
|
Tabel 2,8
Luas Tanaman Komoditas Tahun Ini
9.
Fasilitas Penunjang Pertanian
Di Desa Aengdake ini terdapat fasilitas penunjang pertanian
yang mana fasilitas tersebut merupakan suatu kebutuhan yang sangat di butuhkan
oleh masyarakat atau pun warga ,yang mana fasilitas tersebut diantaranya yaitu:
1.Saluran Primer
2.Saluran Skunder
3.Saluran Tersier
4.PAMSIMAS
10.
Fasilitas Penunjang Pemukiman
Dari data yang diperoleh dari hasil wawancara ke warga fasilitas-fasilitas penunjang
permukiman warga yang ada di Desa Aengdake dapat di rinci sebagai berikut:
No.
|
Uraian
|
Jumlah
|
Pengguna
|
1.
2.
3.
4.
|
Sumur gali
Perpipaan air Sumber
Air Sungai
PAMSIMAS
|
12 buah
20
buah
-
2
buah
|
118
1000
-
1000
|
Tabel 2,9
Fasilitas Penunjang Pemukiman
C. Kependudukan
Di Desa Aengdake kependudukann dibagi menurut jenis-jenisnya
yang dirinci sebagai berikut:
1.
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
No.
|
Jenis
Kelamin
|
Jumlah
|
1.
|
Laki-Laki
|
1577
Orang
|
2.
|
Perempuan
|
1638
Orang
|
3.
|
Kepala Keluarga
|
994 KK
|
Tabel 2.10 Jumlah Penduduk Menurut
Jenis Kelamin
2.
Jumlah Penduduk Menurut Golongan Usia
No.
|
Golongan
Umur
|
Jumlah ( Orang )
|
1.
|
0 bulan
- 12 bulan
|
27 Orang
|
2.
|
1 tahun
- 4 tahun
|
107 Orang
|
3.
|
5 tahun
- 6 tahun
|
126 Orang
|
4.
|
7 tahun
- 12 tahun
|
233 Orang
|
5.
|
13 tahun - 15 tahun
|
163 Orang
|
6.
|
16 tahun - 18 tahun
|
268 Orang
|
7.
|
19 tahun - 25 tahun
|
541 Orang
|
8.
|
26 tahun - 35 tahun
|
751 Orang
|
9.
|
36 tahun - 45 tahun
|
584 Orang
|
10.
|
46 tahun - 50 tahun
|
319 Orang
|
11.
|
Diatas 50 tahun
|
97 Orang
|
JUMLAH
|
3215
Orang
|
|
Tabel 2.11 Jumlah Penduduk Menurut Usia
3.
Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
Desa Aengdake mempunyai tingkat
pendidikan yang berbeda-beda menurut jumlah penduduk dalam rincian sebagai
berikut:
No.
|
Tingkat
Pendidikan
|
Jumlah
( orang )
|
1.
|
Belum sekolah
|
30 Orang
|
2.
|
Usia 7 tahun – 45 tahun tidak pernah
sekolah
|
230 Orang
|
3.
|
Sekolah SD tapi tidak lulus
|
102 Orang
|
4.
|
Tamat SD / sederajat
|
182 Orang
|
5.
|
Tamat SLTP / sederajat
|
32 Orang
|
6.
|
Tamat SLTA / sederajat
|
108 Orang
|
7.
|
Tamat D1, D2, D3
|
25 Orang
|
8.
|
Sarjana / S-1
|
41 Orang
|
9.
|
Sarjana / S-2
|
2 Orang
|
Tabel
2.12 Jumlah Penduduk Menurut Tingkat
Pendidikan
4.
Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
No.
|
Mata
Pencaharian
|
Jumlah
( orang )
|
1.
|
Petani
|
628 Orang
|
2.
|
Buruh Tani
|
98 Orang
|
3.
|
Buruh Swasta
|
64 Orang
|
4.
|
Pegawai Negeri Sipil
|
20 Orang
|
5.
|
Guru Negeri
|
10 Orang
|
6.
|
Guru Swasta
|
9 Orang
|
7.
|
ABRI
|
7 Orang
|
8.
|
Pedagang
|
279 Orang
|
9.
|
Tukang Kayu / Batu
|
- Orang
|
10.
|
Peternak
|
20 Orang
|
11.
|
Karyawan Swasta
|
3 Orang
|
12.
|
Montir
|
2 Orang
|
13.
|
Perawat / Bidan
|
3 Orang
|
14.
|
Dokter
|
- Orang
|
15.
|
Sopir
|
11 Orang
|
16.
|
Pengrajin
|
2 Orang
|
17.
|
Pensiunan
|
8 Orang
|
18.
|
Pengangguran
|
156 Orang
|
19.
|
Lain-Lain
|
57 Orang
|
Tabel 2.13
Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
5.
Jumlah penduduk
Berdasarkan Agama
No.
|
Agama
|
Jumlah
(Orang)
|
1
|
Islam
|
3215 Orang
|
2
|
Kristen
|
-
|
3
|
Katolik
|
-
|
4
|
Hindu
|
-
|
5
|
Budha
|
-
|
Tabel 2.14
Jumlah Penduduk berdasarkan Agama
D. Kondisi
Sosial dan Ekonomi
Desa Aengdake mempunyai kondisi sosial dan ekonomi untuk
mendukung fasilitas-fasilitas yang ada di pemukiman warga berikut ini
pembagiannya:
1.
Fasilitas Sosial dan Ekonomi
No.
|
Jenis Fasilitas
Pemerintahan
|
Jumlah
|
1.
|
Kantor Desa
|
-
|
2.
|
Kantor BPD
|
-
|
3.
|
Karang Taruna
|
-
|
4.
|
PKK
|
-
|
5.
|
Lainnya
|
-
|
Tabel 2.14 Fasilitas Pemerintahan
No.
|
Jenis Fasilitas Peribadatan
|
Jumlah
|
1.
|
Mesjid
|
6
|
2
|
Musholla
|
10
|
3.
|
Pura
|
-
|
4.
|
Gereja
|
-
|
Tabel 2.15 Fasilitas Peribadatan
No.
|
Jenis Fasilitas Pendidikan
|
Jumlah
|
1.
|
Perpus Desa
|
-
|
2.
|
Gedung TK
|
4
|
3.
|
Gedung SD/Sederajat
|
4
|
4.
|
Gedung SMP/Sederajat
|
2
|
5.
|
Gedung SMA/Sederajat
|
2
|
6.
|
Gedung Perguruan Tinggi
|
1
|
Tabel 2.16
Fasilitas Pendidikan
No.
|
Jenis Fasilitas Kesehatan
|
Jumlah
|
1.
|
Puskesmas
|
-
|
2.
|
Puskesmas Pembantu
|
-
|
3.
|
Poskesdes
|
1
|
4.
|
Posyandu/Polindes
|
1
|
Tabel 2.17
Fasilitas
Kesehatan
No.
|
Jenis Prasarana Umum
|
Jumlah
|
1.
|
Olah Raga
|
2
|
2.
|
Kesenian (Budaya)
|
-
|
3.
|
Balai Pertemuan
|
-
|
4.
|
Sumur Desa
|
12
|
5.
|
Pasar Desa
|
-
|
6.
|
Lain-Lain
|
-
|
Tabel 2.18
Fasilitas Umum
E. VISI DAN
MISI DESA AENGKE - JAWA TIMUR
Visi dan
Misi
Visi adalah gambaran
tentang kondisi ideal yang diinginkan pelaku pembangunan desa pada masa yang
akan datang. Visi juga menunjukkan bagaimana para pelaku pembangunan desa
melihat, menilai atau memberi predikat terhadap desanya pada masa akan datang.
Misi merupakan
pernyataan yang menetapkan tujuan desa dan sasaran yang ingin dicapai.
Pernyataan misi membawa desa kepada suatu fokus. Misi adalah sesuatu yang harus
dilaksanakan desa.
Ø Visi
Visi Desa Aengdake Terwujudnya Masyarakat Desa Aengdake yang Religius, Aman, Maju dan Sejahtera.
Ø Misi
Untuk
merealisasikan Visi Desa Aengdake menjadi kegiatan nyata yang secara langsung
dapat dirasakan manfaatnya, diperlukan sebuah wahana yang dapat menjembatani.
Wahana tersebut dalam bentuk rumusan misi sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam
mewujudkan masyarakat beriman dan bertaqwa.
2. Meningkatkan stabilitas keamanan dalam kehidupan
masyarakat.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan
masyarakat.
4. Mengembangkan ekonomi untuk kesejahtreaan
masyarakat.
5. Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan
berkelanjutan
6. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat.
BAB III
POTENSI
DESA
A. Potensi
Sumber Daya Alam
Faktor-faktor fisik yang diperlukan dalam
perencanaan suatu kawasan adalah topografi, geologi, hidrologi dan
kendala-kendala fisik. Topografi merupakan faktor penting dalam penentuan desain
tata ruang lahan desa karena dapat digunakan untuk menentukan arah saluran buangan air (drainase), dapat
digunakan untuk memperkirakan kestabilan lereng dan dapat dijadikan dasar
penentuan lahan yang layak untuk dikembangkan sebagai area pemukiman atau area
pertanian, dll.
1.
Sarana dan Prasarana
Fasilitas transportasi di desa Aengdake cukup lengkap, namun dalam penyebarannya belum
merata sehingga belum dapat mendukung sistem transportasi diantara semua dusun.
Konstruksi jalan yang ada saat ini terdiri dari
jalan aspal, jalan, makadam dan jalan tanah, dengan kondisi yang cukup hingga
baik. Hal tersebut karena sebagian besar
jalan yang ada di desa Aengdake adalah
jalan yang baru diperbaiki, jalan kabupaten dan jalan propinsi.
Demikian juga sarana transprortasi cukup lengkap
karena desa melewati jalan propinsi
sehingga kendaraan besar seperti bus, truk, fuso, dll dapat melewati desa Aengdake.
Berikut telah kami sajikan Keterangan secara terinci tertera pada tabel dibawah
ini :
No.
|
Uraian
|
Panjang
|
1.
|
Jalan Aspal
|
5200 m
|
2.
|
Jalan Paving
|
850 m
|
3.
|
Jalan Rabat Beton
|
500 m
|
4.
|
Sungai
|
-
|
Tabel 2.19 Kontruksi Jalan
2.
Potensi Perekonomia
Kegiatan
perekonomian suatu desa pada dasarnya tergantung dari aktivitas penduduk yang
berkaitan dengan mata pencahariannya di wilayah tersebut. Kegiatan penduduk
Desa Aengdake umumnya adalah
kegiatan pertanian, nelayan perdagangan
dan jasa, serta kegiatan industri kecil, yang terdiri dari berapa sektor,
antara lain :
Srikaya juga menjadi tanaman mayoritas masyarakat Aengdake pada musim tanam
yang lain
b. Kegiatan nelayan (Ikan, Rumput laut, dll)
Rumput laut produk unggulan masyarakat Aengdake
c. Kegiatan peternakan (Sapi, Kambing, Ayam, dll)
d. Kegiatan perdagangan dan jasa
e. Kegiatan Insdustri rumah tangga
3.
Potensi Geografis
Desa Aengdeke secara struktural merupakan bagian
integral dari sistem perwilayahan Kecamatan Bluto. Posisi Desa Aengdake secara makro
berada pada jalur jalan kolektor primer, yaitu jaringan jalan yang
menghubungkan antara kota Sumenep dengan
provinsi. Kondisi ini memberikan indikasi bahwa dalam konstalasi regional
(kecamatan) desa Aengdake mempunyai fungsi dan peranan yang strategis. Sehingga ini akan memberikan akses yang mudah
dalam hal pengembangan desa yang lebih baik ke depannya.
B. Potensi
Sumber Daya Manusia (SDM)
Jumlah penduduk Desa Aengdake pada tahun 2015 sebesar 3.215 jiwa yang
terdiri dari laki-laki 1577 jiwa dan perempuan 1638 jiwa. Dengan mengetahui
komposisi penduduk Desa Aengdake yang
termasuk dalam angkatan penduduk muda dengan mayoritas terdidik, potensi Sumber
Daya Manusia (SDM) yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan tenaga kerja terampil
di sektor pertanian, perikanan laut dan tenaga pendidik atau cukup potensial
apabila kapasitas mereka ditingkatkan dan dibina untuk menjadi wirausaha di
desanya.
No
|
Uraian
|
Jumlah
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Jumlah Kepala Keluarga
Keluarga Pra Sejahtera
Keluarga Sejahtera I
Keluarga Sejahtera II
Keluarga Sejahtera III
Keluarga Sejahtera Plus III
|
994
586
255
74
56
23
|
KK
KK
KK
KK
KK
KK
|
Tabel 3.0
Kesejahteraan Warga
BAB IV
PENGEMBANGAN
POTENSI DESA MELALUI KKN POSDAYA STKIP PGRI SUMENEP
Mahasiswa KKN
Posdaya 08 STKIP PGRI Sumenep tiba di desa Aengdake pada hari Senin, 22
Februari 2016. Setelah acara pembukaan KKN di kecamatan Bluto, pada pukul 11.00
WIB kami tiba didesa Aengdake dan langsung menuju ke balai desa untuk menemui
kepala desa dan perangkat-perangkatnya untuk serah terimah anggota KKN serta untuk
mendiskusikan program kerja kami. Secara lebih detail dibawah akan lebih rinci
mengenai hal-hal untuk memberdayakan desa Aengdake, yakni sebagai berikut:
A. Observasi
Kelompok KKN Posdaya 08 melakukan observasi pada
tanggal 16 - 20 Januari 2016 untuk mengetahui kondisi umum desa Aengdake dan
juga potensi-potensi yang terdapat di desa Aengdake. Hasil dari observasi
tersebut akan kami buat dalam melaksanakan program-program yang akan kami
berikan kepada desa Aengdake.
B. Melaksanakan
Program-Program
Supaya lebih mempermudah program yang direncanakan
oleh KKN Posdaya 08, dibagi 5 ranah yakni pendidikan, kebudayaan dan agama,
kesehatan, lingkungan dan kewirausahaan. Dari kelima ranah tersebut, akan
dijelaskan sebagai berikut:
1. Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu yang wajib pada
seluruh kalangan masyarakat. Berdasarkan observasi kami bahwasanya masyarakat
desa Aengdake masih kurang memperhatikan pendidikan. Padahal melihat dari
kondisi sekarang di kota-kota lain mereka banyak yang mengadakan tempat
bimbingan belajar untuk anak-anak sekolah. Oleh karena itu, kami KKN Posdaya 08
berinisiatif untuk mengadakan beberapa program, diantaranya:
1) Mengadakan Bimbingan Belajar (BIMBEL) Setiap hari
Senin dan Rabu sore (Pkl 15.00 WIB - Pkl 17.00 WIB) untuk mata pelajaran bahasa
Indonesia, Matematika, dan PKn.
2) Mengadakan kegiatan Pelatihan Pramuka setiap hari
Minggu (Pkl 16.00 – 17.00) di SMP Nasyrul Ulum
2. Kebudayaan
dan agama
Pada bagian
kebudayaan dan agama, kami mempunyai program sebagai berikut:
1) Arisan Rukun Kematian (RK) setiap malam Juma’at
secara bergiliran di rumah warga desa Aengdake.
2) Mengadakan mengajar ngaji di mushalla setiap hari
sehabis shalat magrib
3. Kesehatan
Pada
bagian program kesehatan ini, anggota KKN Posdaya 08 mengadakan program sebagai
Berikut:
1) Posyandu Balita dan PIN Polio
2) Pekan bulan kesehatan Posyandu bagi Lansia yang
dilaksanakan setiap bulan
4. Lingkungan
Pada
program ini juga telah kami laksanakan yang terlaksana di desa Gapura Barat
yaitu kerja bakti bersama warga. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Juma’at pagi.
5. Kewirausahaan
Salah
satu tugas dari KKN Posdaya adalah anggota KKN diwajibkan untuk menghasilkan
produk ataupun potensi yang terdapat di desa Aengdake. Oleh karena itu, dalam
bidang kewirausahaan ini, kami mencoba untuk mengembangkan produk unggulan
kami. Dalam tahap memperlancar kewirausahaan ini yakni melakukan eksperimen,
sosialisasi produk, dan melakukan pelatihan produk.
1) Eksperimen
Dalam tahap eksperimen tersebut, ada 7 produk, yakni: bunga dari daun
jagung, bambu dijadikan miniatur, lampu lampion dari benang nilon dan stik
eskrim bekas, kerupuk srikaya , krupuk dari rumput laut dan sirup rumput laut.
Hasil dari eksperimen tersebut membutuhkan waktu selama 2 minggu.
2) Sosialisasi
produk
Sosialisasi
pertama tentang pemanfaatan sampah kulit jagung menjadi kerajinan bunga dan
pemanfaatan bambu menjadi miniatur. Sosialisasi ini dilaksanakan di rumah
kepala desa yang dihadiri anggota ibu-ibu PKK. Sosialisasi selanjutnya diadakan di musholla dusun Tambiyu yang
dihadiri oleh ibu-ibu dan siswa.
3) Pelatihan
produk
Sebagai tindak lanjut dari hasil sosialisasi
diatas, kelompok KKN Posdaya 08 mengadakan pelatihan pembuatan produk. Hanya 3
produk yang kami latih, yakni: pembuatan bunga dari kulit jagung, lampu
lampion, dan sirup rumput laut.
C. Dokumentasi
Program Kegiatan
1.
Pada hari
senin tanggal 22 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN
STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : kumpulan kuliah magrib
Waktu : 18.00 WIB - selesai
2.
Pada hari
kamis tanggal 25 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN
STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan :
Kumpulan arisan Rukun Kematian (RK)
Waktu : 18.00 WIB - selesai
3.
Pada hari
jum’at tanggal 26 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN
STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan gotong royong pembersihan sumber
air
Waktu : 06.00 – Selesai
4.
Pada hari
Minggu tanggal 28 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN
STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan bersih-bersih Mesjid
Waktu : 07.00 – Selesai
5.
Pada hari
minggu tanggal 28 Februari 2016 telah diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN
STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan pelatihan Pramuka
Waktu : 16.00 – 17.00 WIB
6. Pada hari Senin tanggal 29 Februari 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) Bhs
Indonesia, Matematika dan PKn tingkat SD
dan SMP
Waktu : 15.00 – 16.30
7. Pada hari Senin tanggal 29 Februari 2015 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan belajar ngaji
Waktu : Ba’da magrib - selesai
8. Pada hari Rabu tanggal 2 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan :
Pelatihan pembuatan kerupuk rumput laut
Waktu : 09.00 – 12.00
9. Pada hari kamis tanggal 3 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan :
Pembuatan bunga dari kulit jagung
Waktu : 15.25 - Selesai
10. Pada hari jum’at tanggal 4 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Pembuatan miniatur rumah dari stik
Waktu : 15:30 - selesai
11. Pada hari sabtu tanggal 5 maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP
PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Pembuatan Miniatur Perahu dari bambu
Waktu : 15:00 - selesai
112. Pada hari senin tanggal 7 maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP
PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Bimbingan
Konseling individu kepada beberapa siswa
Waktu : 07:00 - selesai
113. Pada hari Selasa tanggal 8 maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan :
Ikut serta dalam program kegiatan PIN Polio
Waktu : 08.00 - selesai
114. Pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Program Posyandu balita
Waktu : 09.00 - selesai
115. Pada hari rabu tanggal 9 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan pembuatan krupuk Srikaya
Waktu : 13:00 - selesai
116. Pada hari kamis tanggal 10 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Ngajar olahraga
Waktu : 06.00 – 07.30
117. Pada hari Kamis tanggal 10 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Pelatihan pembuatan prodak sirup rumput
laut
Waktu : 08:30 - selesai
118. Pada hari Jum’at tanggal 11 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan kerja bakti penutupan pipa saluran
PAMSIMAS
Waktu : 06:30 - selesai (tiap hari jum’at pagi)
119. Pada hari Senin tanggal 7 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan membantu dan melayat kerumah warga
Waktu : 12:30 - selesai
220. Pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2016 telah diadakan
program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Tahlilan
Waktu : Ba’da Magrib - selesai
221. Pada hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Posyandu lansia
Waktu : 08.00 - Selesai
222. Pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Sosialisasi pembuatan Lampion dari
Benang
Waktu : 15.00 – 17.000
223. Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Program Penanaman bibit
Waktu : 07.00 - Selesai
24. Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Peresmian Posdaya Desa Aengdake
Waktu : 09.00 - Selesai
25. Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Kegiatan Program pembagian bibit
Waktu : 15.00 - Selesai
26. Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2016 telah
diadakan program kegiatan kelompok 08 KKN STKIP PGRI Sumenep, yaitu:
Kegiatan : Acara perpisahan KKN STKIP PGRI Sumenep 2016
Waktu : 19.00 - Selesai
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian
diatas, dapat disimpulkan bahwa desa Aengdake adalah sebuah desa yang
berkembang, desa Aengdake memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang
sangat baik untuk dikembangkan, namun dari potensi yang di miliki masih belum
dikelola secara maksimal, sehingga perlu
adanya pemikiran bersama dan tangan tanga terampil untuk mengembangkan hal itu,
agar dapat membantu taraf hidup masyarakat Aengdake.
B. Saran
Demikian
hanya sepintas profil desa Aengdake, tentunya masih banyak kekurangan dalam
penyusunan profil desa Aengdake ini, maka masih perlu ada banyak perbaikan di
dalamnya, maka dari itu, kami sebagai penyusun profil desa ini mohon saran dan
kritikan yang membangun sehingga penyusunan profil desa Aengdake ini bisa lebih
sempurna lagi.
Langganan:
Komentar (Atom)

































